IBX58F8B9DC28E0A

Rabu, 12 Desember 2018

Sejarah Kota Cikarang

 

Progres Pembangunan Kota Mandiri Meikarta di Cikarang. November 2018


Livingcikarang.com -- Cikarang ibukota dari Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Berada tepat di sebelah timur dari kota Jakarta, membawahi 23 kecamatan termasuk beberapa desa dan kelurahan. Diresmikan pemerintah pada tanggal 15 Agustus 1950.

Catatan Sejarah
Merunut dari penelusuran Poerbatjaraka (seorang ahli bahasa Sansekerta dan bahasa Jawa Kuno), menyatakan jika kata ''Bekasi'' secara fisiologis berasal dari kata ''Candrabhaga''. Candra berarti bulan/sasi dalam bahasa Jawa Kuno, Bhaga berari bagian. Jadi arti selengkapnya Candrabhaga adalah bagian dari bulan. 

Lalu pelafalan ini akhirnya mengalami banyak perubahan. Terkadang dilafalkan Candrabhaga, kadang menjadi Sasibhaga atau Bhagasasi. Seiring berjalannya waktu, bahasa Belanda juga ikut memengaruhi, yakni sering ditulisnya Bacassie, kemudian berubah menjadi Bekasi seperti sekarang.

Asal-usul Bekasi
Diduga Candrabhaga masih merupakan wilayah dari kerajaan Tarumanegara, yang berdiri sejak 5 Masehi lalu, dan Bekasi menjadi pusat pemerintahannya. Ditandai adanya prasasti Tugu yang berbunyi, "Dahulu kali yang bernama Kali Candrabhaga digali oleh Maharaja Yang Mulia Munawarman, yang mengalir hingga ke laut, bahkan kali ini mengalir di sekeliling istana kerajaan.'' Tulisan dalam prasasti tersebut jelas menggambarkan perintah Raja Purnawarnan untuk menggali kali Candrabhaga, yang bertujuan mengairi sawah dan menghindari dari banjir, yang kerap melanda wilayah Tarumanegara.
Masa Penjajahan

Dibagi menjadi 2 periode yaitu : 

Masa Hindia Belanda
Bekasi dikenal sebagai wilayah pertanian subur. Setelah kedatangan penjajah lalu dikuasai. Rakyat dipaksa menyerahkan hasil buminya. Akibatnya kelaparan.
Kemudian muncullah satu nama yang terkenal dengan sebutan ''Entong Tolo''. Dia inilah pahlawan yang berusaha menyelamatkan penduduk dari kemiskinan. Bertarung dengan para centeng pesuruh penjajah yang sebenarnya adalah bangsa sendiri yang berbalik memihak Belanda. 

Masa Pendudukan Jepang
Kedatangan Jepang, sesungguhnya sesuai ramalan kitab buku Jayabaya. Diungkapkan ''Jika pada suatu hari, akan datang bangsa berkulit kuning dari utara dan mengusir bangsa kulit putih. Namun, ia hanya akan memerintah sebentar yakni seumur jagung. Sebab Ratu Adil yang kelak akan membebaskan Indonesia dari belenggu penjajahan,'' yang dimaksud di sini yaitu Jepang yang mengalahkan Belanda. 

Kedatangan Jepang awalnya disambut gembira. Tapi seminggu kemudian, menggantikan Belanda menjajah Bekasi. Tentu saja ini mengundang amarah bagi sebagai pemudanya dan rakyat.

Lalu secara beramai-ramai menggalang pasukan untuk melawan Jepang, yang diberi nama Gerakan Pemuda Islam Bekasi (GPIB), didirikan pada tahun 1944 oleh Nurdin. Selanjutnya pada tanggal 17 Januari 1950, menyelengararakan ''Resolusi 17 Januari'', salah satu tuntutannya meengubah kabupaten jatinegara menajdi bekasi lagi.

Pasca Kemerdekaan Indonesia
Usulan tersebut disetujui dan mendapat tanggapan dari Mohamad Hatta. Diperkuat undang-undang no 14 tahun 1950, ditetapkan tanggal 8 Agustus 1950. Secara resmi terbentuk pada tanggal 15 Agustus 1950. 



Posting Komentar