IBX58F8B9DC28E0A

Sabtu, 19 Agustus 2017

KRL ke Cikarang 17 September, Ini Tarifnya

 



Selalu ada yang baru dengan Cikarang. Bila beberapa waktu lalu grup Lippo mengumumkan akan dibangunnya Kota Baru Meikarta, sekarang Cikarang sudah disinggahi KRL. Asyik.

Yess.. Setellah dua minggu uji coba keberadaan kereta api listrik (KRL) berlalu dari Bekasi ke stasiun Cikarang dilaksanakan. Dan akhirnya, rencana yang sudah dicetuskan sejak  2007, tereaslisai pada 2017 ini.

Sekarang tak hanya uji coba. Pemerintah sudah mengumumkan bahwa KRL ke Cikarang akan mulai beroperasi pada 17 September nanti. Asyikkk...

"Rencananya pada 17 September kami harapkan KRL sampai Cikarang dan sudah membawa penumpang," begiu penjelasan Pak Zulfikri Direktur Prasarana Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta, seperti dikutip dari Antara,  Jumat (18/8/2017).


Pengoperasian ini merupakan tindak lanjut dari uji coba yang dilakukan. Nantinya KRL direncanakan akan berhenti di semua stasiun yang ada meski terdapat dua stasiun yang belum selesai yakni Stasiun Tambun dan Stasiun Cikarang.

Untuk menyiasati, pemerintah akan membangunkan stasiun sementara hingga stasiun utama dapat difungsikan. Sementara dua stasiun baru lainnya yakni Bekasi Timur dan Cibitung telah bisa dioperasikan secara penuh.

Kalau KRL sudah mulai beroperasi Jakarta-Cikarang jadi makin dekat deh. Saya pernah nyoba menghitung untuk perjalanan dari Jakarta lota-Cikarang itu waktunya sekitar 1 jam, setara dengan Jakarta Kota-Citayem.

"Sebenarnya buat pelayanan Stasiun Cikarang sudah bisa, tetapi cuma peron saja yang belum tinggi. Jadi nanti kita pasang peron temporer. Pengoperasian KRL ini juga menunggu persetujuan keselamatan dari Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api. Persetujuan itu didapat setelah peron selesai. Sehingga, diharapkan pada 17 September bisa dioperasikan," ujar dia.


JADWAL dan TARIF

Perpanjangan rute KRL Bekasi menjadi ke Cikarang ini diperkirakan dapat mengangkut tambahan penumpang sebanyak 2.300 orang. Sebanyak 1.000 penumpang dari Stasiun Cikarang sedangkan selebihnya 1.300 orang dari Stasiun Tambun. Dengan begitu, setiap hari, lintasan Jakarta-Bekasi mengangkut 75.000-95.000 penumpang.

Dalam pengoperasian ini sendiri direncanakan akan ada 8 gate di stasiun Bekasi Timur dan Cikarang. Serta 6 gate di stasiun Tambun dan Stasiun Cibitung.

Bagaimana ya dengan tahap awal, apakah KRL sudah beroperasi penuh? Namanya juga tahap awal jadi jam pemberangkata  masih terbatas. Untuk tahap awal, kereta yang diberangkatkan sebanyak 10 perjalanan pulang pergi  dengan rute sejauh 44 kilometer ini.

Untuk tarif, KCJ memproyeksikan tarif dengan [subsidi] public service obligation (PSO) Jakarta Kota - Cikarang sebesar Rp5000 perpenumpang.


Dari Jakarta Kota, KRL menuju Cikarang akan melewati Stasiun Jayakarta, Mangga Besar, Sawah Besar, Juanda, Gambir (tidak berhenti), Gondangdia, Cikini, dan Manggarai. Manggarai merupakan stasiun transit bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan KRL rute lainnya.

Dari Manggarai, KRL berlanjut melewati Stasiun Jatinegara, Klender, Buaran, Klender Baru, Cakung, Kranji, dan Bekasi. Dari Bekasi, ada 3 stasiun yang akan dilewati sebelum mencapai Cikarang. Stasiun tersebut adalah Bekasi Timur, Tambun, dan Cibitung.

Sebelum ada KRL ini, warga Cikarang yang ingin ke Jakarta masih dilayani Kereta Api berjadwal Jakarta Kota-Purwakarta dengan tarif Rp 5.000-6.000 sekali jalan. Atau menggunakan bus yang melewati tol dengan waktu tempuh 2 jam.

Jauh banget kan beda waktu tempuhnya. Semoga segera beroperasi penuh ya.

Tidak ada komentar:
Write komentar